Tuesday, 17 July 2012

Hukum Ohm,Resistor,Hukum Kirchoff 1&2



Hukum Ohm




V, I, dan R sebagai komponen parameter dalam Hukum Ohm.


Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar selalu berbanding lurus dengan beda potensialyang diterapkan kepadanya. Sebuah benda penghantar dikatakan mematuhi hukum Ohm apabila nilai resistansinya tidak bergantung terhadap besar dan polaritas beda potensial yang dikenakan kepadanya. Walaupun pernyataan ini tidak selalu berlaku untuk semua jenis penghantar, namun istilah "hukum" tetap digunakan dengan alasan sejarah.


Secara matematis hukum Ohm diekspresikan dengan persamaan:


dimana I adalah arus listrik yang mengalir pada suatu penghantar dalam satuan Ampere, V adalah tegangan listrik yang terdapat pada kedua ujung penghantar dalam satuan volt, dan R adalah nilai hambatan listrik (resistansi) yang terdapat pada suatu penghantar dalam satuan ohm.


Hukum ini dicetuskan oleh George Simon Ohm, seorang fisikawan dari Jerman pada tahun 1825 dan dipublikasikan pada sebuah paper yang berjudul The Galvanic Circuit Investigated Mathematically pada tahun 1827.


V = I R
I = V / R
R = I / V


Kesimpulan :
• Tegangan dinyatakan dengan nilai volts disimbolkan dengan E atau V.
• Arus dinyatakan dengan amps, dan diberi symbol I
• Hambatan dinyatakan dengan ohms diberi symbol R
• Hukum Ohm: V = IR ; I = V/R ; R = V/I




Resistor



Resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm:





Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).


Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat dihantarkan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu,desah listrik, dan induktansi.


Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, kebutuhan daya resistor harus cukup dan disesuaikan dengan kebutuhan arus rangkaian agar tidak terbakar.


Satuan


Ohm (simbol: Ω adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama Georg Ohm.


Satuan yang digunakan prefix :


Ohm = Ω


Kilo Ohm = KΩ


Mega Ohm = MΩ


KΩ = 1 000Ω


MΩ = 1 000 000Ω



Konstruksi


Komposisi karbon


Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna sesuai dengan nilai resistansinya.


Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resin digunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, panas solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi dan resistor jadi rusak.


Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.


Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.


Film karbon


Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu di antara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 v


Film logam


Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.


Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang memengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF


Penandaan resistor


Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.


Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.


Identifikasi empat pita


Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan faktor pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang terdapat pita kelima yang menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.


Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.


Warna
Pita pertama
Pita kedua
Pita ketiga
(pengali)
Pita keempat
(toleransi)
Pita kelima
(koefisien suhu)
Hitam
0
0
× 100
Cokelat
1
1
×101
± 1% (F)
100 ppm
Merah
2
2
× 102
± 2% (G)
50 ppm
Oranye
3
3
× 103
15 ppm
Kuning
4
4
× 104
25 ppm
Hijau
5
5
× 105
± 0.5% (D)
Biru
6
6
× 106
± 0.25% (C)
Ungu
7
7
× 107
± 0.1% (B)
Abu-abu
8
8
× 108
± 0.05% (A)
Putih
9
9
× 109
Emas
× 10-1
± 5% (J)
Perak
× 10-2
± 10% (K)
Kosong
± 20% (M)




Identifikasi lima pita


Identifikasi lima pita digunakan pada resistor presisi (toleransi 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), untuk memberikan harga resistansi ketiga. Tiga pita pertama menunjukkan harga resistansi, pita keempat adalah pengali, dan yang kelima adalah toleransi. Resistor lima pita dengan pita keempat berwarna emas atau perak kadang-kadang diabaikan, biasanya pada resistor lawas atau penggunaan khusus. Pita keempat adalah toleransi dan yang kelima adalah koefisien suhu.



Resistor pasang-permukaan




Gambar ini menunjukan empat resistor pasang permukaan (komponen pada kiri atas adalah kondensator) termasuk dua resistor nol ohm. Resistor nol ohm sering digunakan daripada lompatan kawat sehingga dapat dipasang dengan mesin pemasang resistor.


Resistor pasang-permukaan dicetak dengan harga numerik dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dua pertama menunjukkan dua angka pertama resistansi dan angka ketiga menunjukkan pengali (jumlah nol). Contoh:

"334" = 33 × 10.000 ohm = 330 KOhm



"222" = 22 × 100 ohm = 2,2 KOhm



"473" = 47 × 1,000 ohm = 47 KOhm



"105" = 10 × 100,000 ohm = 1 MOhm



Resistansi kurang dari 100 ohm ditulis: 100, 220, 470. Contoh:


"100" = 10 × 1 ohm = 10 ohm



"220" = 22 × 1 ohm = 22 ohm



Kadang-kadang harga-harga tersebut ditulis "10" atau "22" untuk mencegah kebingungan.


Resistansi kurang dari 10 ohm menggunakan 'R' untuk menunjukkan letak titik desimal. Contoh:

"4R7" = 4.7 ohm


"0R22" = 0.22 ohm


"0R01" = 0.01 ohm


Resistor presisi ditandai dengan kode empat digit. Dimana tiga digit pertama menunjukkan harga resistansi dan digit keempat adalah pengali. Contoh:


"1001" = 100 × 10 ohm = 1 kohm


"4992" = 499 × 100 ohm = 49,9 kohm


"1000" = 100 × 1 ohm = 100 ohm



"000" dan "0000" kadang-kadang muncul bebagai harga untuk resistor nol ohm


Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk ditandai.

Penandaan tipe industri


Format: XX YYYZ


X: kode tipe


Y: nilai resistansi


Z: toleransi


Rating Daya pada 70 °C
Kode Tipe
Rating Daya (Watt)
Teknik MIL-R-11
Teknik MIL-R-39008
BB
RC05
RCR05
CB
¼
RC07
RCR07
EB
½
RC20
RCR20
GB
1
RC32
RCR32
HB
2
RC42
RCR42
GM
3
-
-
HM
4
-
-
Kode Toleransi
Toleransi
Teknik Industri
Teknik MIL
±5%
5
J
±20%
2
M
±10%
1
K
±2%
-
G
±1%
-
F
±0.5%
-
D
±0.25%
-
C
±0.1%
-
B



Rentang suhu operasional membedakan komponen kelas komersil, kelas industri dan kelas militer.


Kelas komersil: 0 °C hingga 70 °C


Kelas industri: −40 °C hingga 85 °C (seringkali −25 °C hingga 85 °C)


Kelas militer: −55 °C hingga 125 °C (seringkali -65 °C hingga 275 °C)


Kelas standar: -5 °C hingga 60 °C





Hukum I Kirchoff


Hukum I Kirchoff merupakan hukum kekekalan muatan listrik yang menyatakan bahwa jumlah muatan listrik yang ada pada sebuah sistem tertutup adalah tetap. Hal ini berarti dalam suatu rangkaian bercabang, jumlah kuat arus listrik yang masuk pada suatu percabangan sama dengan jumlah kuat arus listrik yang ke luar percabangan itu. Untuk lebih jelasnya tentang Hukum I Kirchoff, perhatikanlah rangkaian berikut ini












Hukum II Kirchoff



Hukum II Kirchoff adalah hukum kekekalan energi yang diterapkan dalam suatu rangkaian tertutup. Hukum ini menyatakan bahwa jumlah aljabar dari GGL (Gaya Gerak Listrik) sumber beda potensial dalam sebuah rangkaian tertutup (loop) sma dengan nol. Secara matematis, Hukum II Kirchoff ini dirumuskan dengan persamaan








Di mana V adalah beda potensial komponen komponen dalam rangkaian (kecuali sumber ggl) dan E adalah ggl sumber. Untuk lebih jelasnya mengenai Hukum II Kirchoff, perhatikanlah sebuah rangkaian tertutup sederhana berikut ini








Dari rangkaian sederhana di atas, maka akan berlaku persamaan berikut (anggap arah loop searah arah arus)


I . R + I . r - E = 0..............1)


E = I (R + r)


I = E/(R + r)


Persamaan 1 dapat ditulis dalam bentuk lain seperti berikut


I . R = E - I . r


Di mana I . R adalah beda potensial pada komponen resistor R, yang juga sering disebut dengan tegangan jepit


Polusi Air



Pengertian Polusi Air

Salah satu dampak negatif kemajuan ilmu dan teknologi yang tidak digunakan dengan benar adalah terjadinya polusi (pencemaran). Polusi adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lain yang merugikan kedalam lingkungan akibat aktivitas manusia atau proses alami. Dan segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut Polutan.

Sesuatu benda dapat dikatakan polutan bila :

1. Kadarnya melebihi batas normal

2. Berada pada tempat dan waktu yang tidak tepat.

Polutan dapat berupa debu, bahan kimia, suara, panas, radiasi, makhluk hidup, zat-zat yang dihasilkan makhluk hidup dan sebagainya. Adanya polutan dalam jumlah yang berlebihan menyebabkan lingkungan tidak dapat mengadakan pembersihan sendiri (regenerasi). Oleh karena itu, polusi terhadap lingkungan perludideteksi secara dini dan ditangani segera dan terpadu.


Polusi Air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya kedalam air sehingga kualitas air terganggu. Kualitas air terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa dan warna.

Beberapa contoh polutannya sebagai berikut :

a. Fosfat

Fosfat berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan deterjen.

b. Nitrat dan Nitrit

Kedua senyawa ini berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan proses pembusukan materi organic.

c. Poliklorin Bifenil (PCB)

Senyawa ini berasal dari pemanfaatan bahan-bahan pelumas, plastik dan alat listrik.

d. Residu Pestisida Organiklorin

Residu ini berasal dari penyemprotan pestisida padaa tanaman untuk membunuh serangga.

e. Minyak dan Hidrokarbon

Minyak dan hidrokarbon dapat berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak.

f. Radio Nuklida

Radio nuklida atau unsur radioaktif berasal dari kebocoran tangki penyimpanan limbah radioaktif.

g. Logam-logam Berat

Logam berat berasal dari industri bahan kimia, penambangan dan bensin.

h. Limbah Pertanian

Limbah pertanian berasal dari kotoran hewan dan tempat penyimpanan makanan ternak.

i. Kotoran manusia

Kotoran manusia berasal dari saluran pembuangan tinja manusia.


2.2 Macam-Macam Sumber Polusi Air

Sumber polusi air antara lain limbah industri, pertanian dan rumah tangga. Ada beberapa tipe polutan yang dapat masuk perairan yaitu : bahan-bahan yang mengandung bibit penyakit, bahan-bahan yang banyak membutuhkan oksigen untuk pengurainya, bahan-bahan kimia organic dari industri atau limbah pupuk pertanian, bahan-bahan yang tidak sedimen (endapan), dan bahan-bahan yang mengandung radioaktif dan panas.

Penggunaan insektisida seperti DDT (Dichloro Diphenil Trichonethan) oleh para petani, untuk memberantas hama tanaman dan serangga penyebar penyakit lain secara berlabihan dapat mengakibatkan pencemaran air. Terjadinya pembusukan yang berlebihan diperairan dapat pula menyebabkan pencemeran. Pembuangan sampah dapat mengakibatkan kadar O2 terlarut dalam air semakin berkurang karena sebagian besar dipergunakan oleh bakteri pembusuk.

Pembuangan sampah organic maupun yang anorganic yang dibuang kesungai terus-menerus, selain mencemari air, terutama dimusim hujan ini akan menimbulkan banjir. Belakangan ini musibah karena polusi air datang seakan tidak terbendung lagi disetip musim hujan. Sebenarnya air hujan adalah rahmat. Akan tetapi rahmat dapat menjadi ujian apabila kita tidak mengelolanyadengan benar.

Jika kita amati, air adalah unsur alam yang penting bagi manusia dengan sifat mengalir dan meresapnya. Apabila jalur-jalur alirannya terganggu dan lahan resapannya terbatas, air akan mengalir kesegala penjuru mengisi ruang-ruang yang paling rendah. Akhirnya terjadilah banjir. Karena itu yang disebut polusi air karena banyak kita yang kurang disiplin, misalnya dalam kebersihan lingkungan dan membuang sampah sembarangan.

Musibah banjir dapat terbagi dua akibat polusi air antara lain :

1. Banjir bandang (banjir besar), terjadi akibat air meluap dari jalur-jalur aliran (sungai) dengan volume air yang besar.

2. Banjir genangan yaitu banjir local (setempat) akibat tergenangnya / terkonsentrasinya air hujan disuatu daerah yang saluran air (arainase) dan lahan resapannya terbatas. Akibatnya dalam waktu tertentu (temporer) air akan mengalir disekitar lingkungan rumah kita.



2.3 Bahaya Dari Akibat Polusi Air

Bibit-bibit penyakit berbagai zat yang bersifat racun dan bahan radioaktif dapat merugikan manusia. Berbagai polutan memerlukan O2 untuk pengurainya. Jika O2 kurang , pengurainya tidak sempurna dan menyebabkan air berubah warnanya dan berbau busuk. Bahan atau logam yang berbahaya seperti arsenat, uradium, krom, timah, air raksa, benzon, tetraklorida, karbon dan lain-lain. Bahan-bahan tesebut dapat merusak organ tubuh manusia atau dapat menyebabkan kanker. Sejumlah besar limbah dari sungai akan masuk kelaut.

Polutan ini dapat merusak kehidupan air sekitar muara sungai dan sebagian kecil laut muara. Bahan-bahan yang berbahaya masuk kelaut atau samudera mempunyai akibat jangka panjang yang belum diketahui. Banyak jenis kerang-kerangan yang mungkin mengandung zat yang berbahaya untuk dimakan. Laut dapat pula tecemar oleh minyak yang asalnya mungkin dari pemukiman, pabrik, melalui sungai atau dari kapal tanker yang rusak. Minyak dapat mematikan, burung dan hewan laut lainnya, sebagai contoh, efek keracunan hingga dapat dilihat di Jepang. Merkuri yang dibuang sebuah industri plastik keteluk minamata terakumulasi di jaringan tubuh ikan dan masyarakat yang mengkonsumsinya menderita cacat dan meninggal.

Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air:

a. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya, kandungan oksigen

b. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrofikasi)

c. Pendangkalan dasar perairan

d. Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan perubahan ekologi

e. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat

f. Akibat penggunaan pertisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan makhluk berguna terutama predator

g. Kematian biota kuno, seperti plankton, iakn, bahkan burung

h. Mutasi sel, kanker, dan leukeumia


2.4 Usaha-usaha Mengatasi dan Mencegah Polusi Air

Pengenceran dan penguraian polutan air tanah sulit sekali karena airnya tidak mengalir dan tidak mengandung bakteri pengurai yang aerob jadi, air tanah yang tercemar akan tetap tercemar dalam yang waktu yang sangat lama, walau tidak ada bahan pencemaran yang masuk. Karena ini banyak usaha untuk menajaga agar tanah tetap bersih misalnya:

1. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman

2. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencermari lingkungan atau ekosistem

3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis – jenis pestisida dan zat – zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran

4. Memperluas gerakan penghijauan

5. Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan

6. Memberikan kesadaran terhadap masyaratkat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih lebih mencintai lingkungan hidupnya

7. Melakukan intensifikasi pertanian

Adapun cara lain untuk mengatasi polusi air atau yang dikenai dengan sebutan banjir pun ada dua macam

1. Banjir Bandang dapat diatasi secara meluas dengan didukung berbagai disiplin ilmu

2. banjir genangan dapat diatasi dengan membersihkan air dari penyumbatan yang mengakibatkan air meluap

banyak orang mengatakan ” lebih baik mecegah dari pada mengatasi”, hal ini berlaku pula pada banjir genangan di bawah ini ada sejumlah langkah yang dapat kita lakukan untuk mencegah banjir genangan :

1. dalam merencanakan jalan – jalan lingkungan baik itu program pemerintah maupun swadaya masyarakat sebaiknya memilih material jalan yang menyerap air misalnya, penggunaan bahan dari paving blok (blok – blok adukan beton yang disusun dengan rongga – rongga resapan air disela – selanya. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah penataan saluran / drainase lingkjungan pembuatannyapun harus bersamaan dengan pembuatan jalan tersebut

2. Apabila di halaman pekarangan rumah kita masih terdapat ruang – ruang terbuka, buatlah sumur – sumur resapan air hujan sebanyak –banyaknya. Fungsi sumur resapan air ini untuk mempercepat air meresap kedalam tanah.

Dengan membuat sumur resapan air hujan tersebut, sebenarnya kita dapat memperoleh manfaat seperti berikut:

a. Persediaan air bersih dalam tanah disekitar rumah kita cukup baik dan banyak

b. Tanah bekas galian sumur dapat dipergunakan untuk menimbun lahan – lahan yang rendah atau meninggikan lantai rumah

c. Apabila air hujan tidak tertampung dalam sebuah selokan – selokan rumah / talang – talang rumah, air dapat dialirkan kesumur – sumur resapan. Janganlah membuang sampah atau mengeluarkan air limbah rumah tangga (air bekas mandi, cucian dan sebagainya) kedalam sumur resapan air hujan karena bisa mencemarkan kandungan air tanah. Khusus untuk buangan air limbah rumah tangga, buatlah sumur resapan tersendiri

d. Apabila air banjir masuk kerumah mencapai ketinggian 20-50 cm satu – satunya jalan adalah meninggikan lantai rumah kita diatas ambang permukaan air banjir

e. Cara lain adalah membuat tanggul di depan pintu masuk rumah kita. Cara ini sudah umum dilakukan orang hanya teknisnya sering kurang terencana secara mendetail


3.1 Kesimpulan

Polusi adalah peristiwa masuknya zat, energi unsure atau komponen lain ke dalam lingkungan akibat aktifitas manusia atau proses alamiØ

Segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut polutanØ

Polusi air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsure, atau komponen lainya ke dalam air sehingga kualitas air tergangguØ

Sumber polusi air antara lain limbah industri, pertanian, dan rumah tanggaØ

Polusi air juga dapat menimbulkan bencana diantaranya banjirØ

Elektrofikasi adalah penimbunan mineral yang menyebabkan peledakan alga secara serentak menutupi pencemaran airØ

Bahan atau logam berbahaya seperti arsenat, benzon, timah dan lain – lain dapat merusak organ tubuh manusia dan menyebabkan kankerØ

Akibat yang ditimbulkan polusi air dalam zangua pasang adalah kanker dan kelahiran bayi cacatØ

Melakukan intensifikasi pertanianØ

Banjir genangan dapat diatasi dengan membersihkan saluran air dari penyumbatanØ


3.2 Saran

Saran yang penulis akan sampaikan :

Hindari pemakaian obat pemberantas hama dan serangga secara berlebihan.Ø

Sebaiknya kita berhati-hati dalam menggunakan air, karena air itu ada yang terpolusi dan tidak terpolusi.Ø

Jagalah agar air di lingkungan rumah dan sekitarnya agar tetap bersih dan terhindar dari pencemaran air.Ø

Jangan membuang sampah kesungai, dan jika terjadi penimbunan sampah di sungai akan mengakibatkan banjirØ




Sumber Polusi Air

Sumber polusi air antara lain, adalah :

1- limbah industri

Limbah industri sangat potensial sebagai penyebab terjadinya pencemaran air. Pada umumnya limbah industri mengandung limbah B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Menurut PP 18 tahun 99 pasal 1, limbah B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang dapat mencemarkan atau merusak lingkungan hidup sehingga membahayakan kesehatan serta kelangsungan hidup manusia dan mahluk lainnya


2- limbah pertanian

Pupuk dan pestisida biasa digunakan para petani untuk merawat tanamannya. Namun pemakaian pupuk dan pestisida yang berlebihan dapat mencemari air. Limbah pupuk mengandung fosfat yang dapat merangsang pertumbuhan gulma air seperti ganggang dan eceng gondok. Pertumbuhan gulma air yang tidak terkendali ini menimbulkan dampak seperti yang diakibatkan pencemaran oleh deterjen.


3- limbah rumah tangga

Limbah rumah tangga mengandung limbah domestik berupa sampah organik dan sampah anorganik serta deterjen. Sampah organik adalah sampah yang dapat diuraikan atau dibusukkan oleh bakteri. Contohnya sisa-sisa sayuran, buah-buahan, dan daun-daunan. Sedangkan sampah anorganik sepertikertas, plastik, gelas atau kaca, kain, kayu-kayuan, logam, karet, dan kulit. Sampah-sampah ini tidak dapat diuraikan oleh bakteri (non biodegrable). Sampah organik yang dibuang ke sungai menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen terlarut, karena sebagian besar digunakan bakteri untuk proses pembusukannya. Apabila sampah anorganik yang dibuang ke sungai, cahaya matahari dapat terhalang dan menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang menghasilkan oksigen. Dan deterjen merupakan limbah pemukiman yang paling potensial mencemari air. Pada saat ini hampir setiap rumah tangga menggunakan deterjen, padahal limbah deterjen sangat sukar diuraikan oleh bakteri.



Bahaya Dari Akibat Polusi Air

Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air:

a. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya, kandungan oksigen

b. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrofikasi)

c. Pendangkalan dasar perairan

d. Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan perubahan ekologi

e. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat


Akibat penggunaan pertisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan makhluk berguna terutama predator

g. Kematian biota kuno, seperti plankton, ikan, bahkan burung

h. Mutasi sel, kanker, dan leukeumia


2.4 Usaha-usaha Mengatasi dan Mencegah Polusi Air

1. Dilarang buang sampah atau limbah ke dalam air ( sungai )

2. Hindari pemakaian obat pemberantas hama dan serangga secara berlebihan.

3. Mengelola produksi yang menghasilkan bahan buangan seminimal mungkin


Agen Penyakit


Virus


Rotavirus Diare pada anak Virus Hepatitis A Hepatitis AVirus Poliomyelitis Polio (myelitis anterior acuta)


Bakteri


Vibrio cholerae CholeraEscherichia Coli Diare/DysenterieEnteropatogenik Salmonella typhi Typhus abdominalisSalmonella paratyphi ParatyphusShigella dysenteriae Dysenterie


Protozoa


Entamuba histolytica Dysentrie amoebaBalantidia coli BalantidiasisGiarda lamblia Giardiasis


Metazoa


Ascaris lumbricoides AscariasisClonorchis sinensis ClonorchiasisDiphyllobothrium latum DiphylobothriasisTaenia saginata/solium TaeniasisSchistosoma SchistosomiasisSumber : KLH, 2004


4.4. Dampak terhadap estetika lingkungan


Dengan semakin banyaknya zat organic yang dibuang ke lingkungan perairan,maka perairan tersebut akan semakin tercemar yang biasanya ditandai dengan bau yangmenyengat disamping tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan. Masalahlimbah minyak atau lemak juga dapat mengurangi estetika. Selain bau, limbah tersebut juga menyebabkan tempat sekitarnya menjadi licin. Sedangkan limbah detergen atau sabunakan menyebabkan penumpukan busa yang sangat banyak. Inipun dapat mengurangiestetika.





PENANGGULANGANGAN PENCEMARAN AIR


Pengendalian/penanggulangan pencemaran air di Indonesia telah diatur melaluiPeraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas danPengendalian Pencemaran Air. Secara umum hal ini meliputi pencemaran air baik olehinstansi ataupun non-instansi. Salah satu upaya serius yang telah dilakukan Pemerintahdalam pengendalian pencemaran air adalah melalui Program Kali Bersih (PROKASIH).Program ini merupakan upaya untuk menurunkan beban limbah cair khususnya yang berasal dari kegiatan usaha skala menengah dan besar, serta dilakukan secara bwertahapuntuk mengendalikan beban pencemaran dari sumber-sumber lainnya. 

Program ini juga berusaha untuk menata pemukiman di bantaran sungai dengan melibatkan masyarakatsetempat (KLH, 2004).Pada prinsipnya ada 2 (dua) usaha untuk menanggulangi pencemaran, yaitu penanggulangan secara non-teknis dan secara teknis. Penanggulangan secara non-teknisyaitu suatu usaha untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan cara menciptakan peraturan perundangan yang dapat merencanakan, mengatur dan mengawasi segala macam bentuk kegiatan industri dan teknologi sehingga tidak terjadi pencemaran. 

Peraturan perundangan ini hendaknya dapat memberikan gambaran secara jelas tentang kegiatanindustri yang akan dilaksanakan, misalnya meliputi AMDAL, pengaturan dan pengawasankegiatan dan menanamkan perilaku disiplin. Sedangkan penanggulangan secara teknis bersumber pada perlakuan industri terhadap perlakuan buangannya, misalnya denganmengubah proses, mengelola limbah atau menambah alat bantu yang dapat mengurangi pencemaran.Sebenarnya penanggulangan pencemaran air dapat dimulai dari diri kita sendiri.Dalam keseharian, kita dapat mengurangi pencemaran air dengan cara mengurangi produksi sampah (minimize) yang kita hasilkan setiap hari. 

Selain itu, kita dapat pula mendaur ulang ( recycle) dan mendaur pakai (reuse) sampah tersebut.Kitapun perlu memperhatikan bahan kimia yang kita buang dari rumah kita. Karenasaat ini kita telah menjadi masyarakat kimia, yang menggunakan ratusan jenis zat kimiadalam keseharian kita, seperti mencuci, memasak, membersihkan rumah, memupuk tanaman, dan sebagainya. Kita harus bertanggung jawab terhadap berbagai sampah seperti makanan dalam kemasan kaleng, minuman dalam botol dan sebagainya, yang memuatunsur pewarna pada kemasannya dan kemudian terserap oleh air tanah pada tempat pembuangan akhir. 

Bahkan pilihan kita untuk bermobil atau berjalan kaki, turutmenyumbangkan emisi asam atu hidrokarbon ke dalam atmosfir yang akhirnya berdampak pada siklus air alam.Menjadi konsumen yang bertanggung jawab merupakan tindakan yang bijaksana.Sebagai contoh, kritis terhadap barang yang dikonsumsi, apakah nantinya akan menjadisumber bencana yang persisten, eksplosif, korosif dan beracun atau degradable (dapatdidegradasi alam)? Apakah barang yang kita konsumsi nantinya dapat meracuni manusia,hewan, dan tumbuhan aman bagi makhluk hidup dan lingkungan ?Teknologi dapat kita gunakan untuk mengatasi pencemaran air. 

Instalasi pengolahan air bersih, instalasi pengolahan air limbah, yang dioperasikan dan dipelihara baik, mampu menghilangkan substansi beracun dari air yang tercemar. Dari segi kebijakanatau peraturanpun mengenai pencemaran air ini telah ada. Bila kita ingin benar-benar haltersebut dapat dilaksanakan, maka penegakan hukumnya harus dilaksanakan pula. Padaakhirnya, banyak pilihan baik secara pribadi ataupun social (kolektif) yang harusditetapkan, secara sadar maupun tidak, yang akan mempengaruhi tingkat pencemarandimanapun kita berada. 

Walaupun demikian, langkah pencegahan lebih efektif dan bijaksana.Melalui penanggulangan pencemaran ini diharapkan bahwa pencemaran akan berkurang dan kualitas hidup manusia akan lebih ditingkatkan, sehingga akan didapatsumber air yang aman, bersih dan sehat

Monday, 16 July 2012

Rumah Adat





Rumah tradisional Toraja








Rumah tradisional Toraja merupakan salah satu kebudayaan bangsa yang keberadaannya dipandang perlu untuk dipelihara agar tidak punah.


Kabupaten Tana Toraja terletak di pedalaman Provinsi Sulawesi Selatan, 340 km ke arah utara dari Makasar, dengan ibukotanya Makale.


Daerah Tana Toraja umumnya merupakan tanah pegunungan kapur dan batu alam, diselingi dengan ladang dan hutan, dilembahnya terdapat hamparan persawahan.


Latar belakang arsitektur rumah tradisional Toraja menyangkut falsafah kehidupan yang merupakan landasan dari perkembangan kebudayaan Toraja.


Dalam pembangunannya ada hal-hal yang mengikat, yaitu:



1. Aspek arsitektur dan konstruksi


2. Aspek peranan dan fungsi rumah adat


Rumah tradisional atau rumah adat yang disebut Tongkonan harus menghadap ke utara, letak pintu di bagian depan rumah, dengan keyakinan bumi dan langit merupakan satu kesatuan dan bumi dibagi dalam 4 penjuru, yaitu:


1. Bagian utara disebut Ulunna langi, yang paling mulia.


2. Bagian timur disebut Matallo, tempat metahari terbit, tempat asalnya kebahagiaan atau kehidupan.


3. Bagian barat disebut Matampu, tempat metahari terbenam, lawan dari kebahagiaan atau kehidupan, yaitu kesusahan atau kematian.


4. Bagian selatan disebut Pollo’na langi, sebagai lawan bagian yang mulia, tempat melepas segala sesuatu yang tidak baik.


Bertolak pada falsafah kehidupan yang diambil dari ajaran Aluk Todolo, bangunan rumah adat mempunyai makna dan arti dalam semua proses kehidupan masyarakata Toraja, antara lain:


1. Letak bangunan rumah yang membujur utara-selatan, dengan pintu terletak di sebelah utara.


2. Pembagian ruangan yang mempunyai peranan dan fungsi tertentu.


3. Perletakan jendela yang mempunyai makna dan fungsi masing-masing.


Pembangunan rumah tradisional Toraja dilakukan secara gotong royong, sesuai dengan kemampuan masing-masing keluarga, yang terdiri dari 3 macam, yaitu:



1. Tongkonan Layuk, rumah adat tempat membuat peraturan dan penyebaran aturan-aturan.


2. Tongkonan Pakamberan atau Pakaindoran, rumah adat tempat melaksanakan aturan-aturan. Biasanya dalam satu daerah terdapat beberapa tongkonan, yang semuanya bertanggung jawab pada Tongkonan Layuk.


3. Tongkonan Batu A’riri, rumah adat yang tidak mempunyai peranan dan fungsi adat, hanya sebagai tempat pusat pertalian keluarga.





Rumoh Aceh (Rumah Tradisional Melayu Aceh di Provinsi Aceh)





1. Asal-Usul


Kepercayaan individu atau masyarakat dan kondisi alam di mana individu atau masyarakat hidup mempunyai pengaruh signifikan terhadap bentuk arsitektur bangunan, rumah, yang dibuat. Hal ini dapat dilihat pada arsitektur Rumoh Aceh, Provinsi Daerah Istimewa Aceh, Indonesia. Rumoh Aceh merupakan rumah panggung dengan tinggi tiang antara 2,50-3 meter, terdiri dari tiga atau lima ruang, dengan satu ruang utama yang dinamakan rambat. Rumoh dengan tiga ruang memiliki 16 tiang, sedangkan Rumoh dengan lima ruang memiliki 24 tiang. Modifikasi dari tiga ke lima ruang atau sebaliknya bisa dilakukan dengan mudah, tinggal menambah atau menghilangkan bagian yang ada di sisi kiri atau kanan rumah. Bagian ini biasa disebut sramoe likot atau serambi belakang dan sramoe reunyeun atau serambi bertangga, yaitu tempat masuk ke Rumoh yang selalu berada di sebelah timur.


Pintu utama Rumoh Aceh tingginya selalu lebih rendah dari ketinggian orang dewasa. Biasanya ketinggian pintu ini hanya berukuran 120-150 cm sehingga setiap orang yang masuk ke Rumoh Aceh harus menunduk. Namun, begitu masuk, kita akan merasakan ruang yang sangat lapang karena di dalam rumah tak ada perabot berupa kursi atau meja. Semua orang duduk bersila di atas tikar ngom (dari bahan sejenis ilalang yang tumbuh di rawa) yang dilapisi tikar pandan.



RUMAH ADAT MALUKU


Rumah adat Maluku dinamakan Baileo, dipakai untuk tempat pertemuan, musyawarah dan upacara adat yang disebut seniri negeri. Rumah tersebut merupakan panggung dan dikelilingi oleh serambi. ATapnya besar dan tinggi terbuat dari daun rumbia, sedangkan dindingnya dari tangkai rumbia yang disebut gaba-gaba.


Fungsi dari Bailen adalah untuk tempat bermusyawarah dan pertemuan rakyat dengan dewan rakyat seperti saniri negeri, Dewan adat dan lain-lain. Jadi sistem demokrasi sudah dikenal oleh rakyat lima-siwa sejak dulu. Yang boleh disimpan dalam bailen berupa benda-benda yang dianggap suci dan ada hubungan dengan upacara adat. Selain itu juga terdapat satu buah atau musyawarah antara rakyat dan saniri neheri dan tua-tua adat.






Rumah adat Sulawesi Utara









A. Selayang Pandang


Banua Mbaso atau lazim dikenal dengan Sou Raja berarti rumah besar atau rumah raja. Banua Mbaso ini merupakan rumah tradisional masyarakat Sulawesi Tengah yang diwariskan oleh keluarga bangsawan suku-bangsa Kaili. Rumah jenis ini pertama kali dibangun oleh Raja Palu, Jodjokodi, pada tahun 1892. Rumah ini merupakan rumah kediaman tidak resmi bagi manggan atau raja beserta keluarganya, terutama yang tinggal di daerah pantai dan kota. Rumah sejenis ini dapat ditemukan di beberapa daerah di Sulawesi Tengah. Banua Mbaso yang dibangun oleh Raja Palu yang usianya ratusan tahun tersebut, hingga saat ini masih terawat dengan baik.


Secara keseluruhan, bangunan Banua Mbaso terbagi atas tiga ruangan, yaitu:
Lonta karawana (ruang depan). Ruangan ini berfungsi untuk menerima tamu. Sebelum ada meja dan kursi, di ruangan ini dibentangkan onysa (tikar). Ruangan ini juga berfungsi sebagai tempat tidur para tamu yang menginap.
Lonta tata ugana (ruang tengah). Ruangan ini khusus untuk menerima tamu yang masih ada hubungan keluarga.
Lonta rorana (ruang belakang). Ruangan ini berfungsi sebagai ruang makan. Terkadang ruang makan juga berada di lonta tata ugana. Di pojok belakang ruangan ini khusus untuk kamar tidur anak-anak gadis agar mudah diawasi oleh orang tua.



Rumah Adat Lampung





Rumah adat pribumi Lampung bernama Sessat. Bentuk bangunan dimaksud berdasarkan keasliannya mempunyai ciri-ciri fisik berbentuk panggung bertiang yang bahan bangunannya sebagian besar terbuat dari kayu. Pada sisi bangunan tertentu ada yang memiliki ornamen yang khas. Umumnya sessat ini berupa rumah besar. Namun dewasa ini, rumah-rumah adat (sessat) di kampung-kampung penduduk asli Lampung sebagian besar dibangun tidak bertiang/depok (berlantai di tanah). Sedangkan fungsinya tetap sama.Secara umum bentuk bangunan tempat tinggal di lingkungan masyarakat pribumi Kabupaten Lampung boleh di bilang cukup beraneka ragam. Keanekaragaman ini sesuai dengan pola serta seni pertukangan yang ada. Kanyataan itu dapat di lihat dari keragaman bentuk rumah (bahasa daerah: rumah= nuwo) yang didirikan oleh warga setempat sebagai tempat tinggal/berdiam, mengembangkan keturunan/berkeluarga dan sebagainya.
Bervariasinya bentuk serta ukuran rumah merupakan keanekaragaman bangunan yang dimiliki oleh penduduk setempat. Rumah pulalah banyak hal dapat dilakukan. Dari bentuk serta ukuran rumah juga taraf hidup bisa di lihat. Sedangkan ukurannya tidak tentu. Bisa saja tergantung dari luas tanah, kemampuan, kebutuhan dan lain-lain.Sebagai tempat menetap, rumah sangat penting artinya.

Resep Makanan




Resep Kroket Kentang Klasik

Resep Bahan Kroket Kentang Klasik :
  • kentang 1 kg, haluskan 
  • merica bubuk 1/2 sendok teh 
  • garam secukupnya 
  • pala bubuk 1/8 sendok teh 
  • minyak goreng 1 liter 


Resep Bahan Isi Kroket Kentang Klasik:
  • filet dada ayam 200 gram, rebus, potong dadu kecil 
  • bawang perai 1 batang, iris tipis 
  • seledri 1 tangkai, iris tipis 
  • wortel 2 buah, rebus, potong dadu kecil 
  • bawang putih 3 siung, cincang 
  • bawang merah 4 butir, cincang 
  • garam secukupnya 
  • gula pasir 1/2 sendok teh 
  • merica bubuk 1/2 sendok teh 
  • pala bubuk 1/8 sendok teh 
  • tepung maizena 1 sendok makan, larutkan dengan 3 sendok makan air 


Resep Bahan Lapisan Kroket Kentang Klasik :
  • tepung terigu protein sedang 75 gram 
  • telur ayam 2 butir, kocok lepas 
  • tepung panir 75 gram 


Cara Membuat Kroket Kentang Klasik : 

  1. Tumis bawang putih dan bawang merah. Tambahkan bahan isi lainnya, masak sambil diaduk hingga matang. Angkat dan sisihkan. 
  2. Campur kentang, garam, merica, dan pala hingga rata. 
  3. Ambil campuran kentang secukupnya, pipihkan. Letakkan 1 sdt adonan isi, bentuk bulat lonjong. Lakukan hingga adonan habis. 
  4. Gulingkan bulatan kentang di atas terigu hingga rata. Celup dalam telur, angkat dan hulingkan di atas tepung panir hingga rata. 
  5. Panaskan minyak, goreng hingga kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Sajikan. 



Resep Donat Kentang

Resep Bahan Donat Kentang : 
  • tepung terigu protein tinggi 400 gram 
  • tepung kentang 100 gram 
  • ragi instan 7 gram 
  • bread improver 5 gram 
  • gula pasir 80 gram 
  • garam 8 gram 
  • kuning telur 2 butir 
  • susu cair 275 ml 
  • mentega 35 gram 


Cara Membuat Donat Kentang :


1. Campur semua bahan kering, aduk rata.


2. Masukkan kuning telur, tuangi susu cair. Uleni hingga rata. Tambahkan mentega, uleni hingga kalis.


3. Diamkan selama kurang lebih 30 menit (mengembang 2 kali lipatnya), buang gas dalan adonan.


4. Pipihkan adonan hingga setebal 1 cm.


5. Cetak adonan sesuai selera. Kembangkan kembali selama kurang lebih 20 menit.


6. Panaskan minyak, goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat.


7. Donat siap dihias dan disajikan.


Untuk 15 buah









Resep Kue Bingka Kentang Masakan Khas Indonesia

Resep makanan membuat masakan kue bingka kentang yang enak, nikmat, sedap, lezat dan bergizi (kue basah) :


A. Bahan-Bahan Yang Diperlukan Antara Lain :

1. Gula pasir = 250 gram
2. Telor ayam = 3 buah
3. Tepung trigu = 75 gram
4. Daun pandan = 1 lembar
5. Santan = 1 liter atau 1000 mili liter
6. Vanili / Panili = setengah sendok teh / sdt
7. Garam = setengah sendok teh / sdt
8. Kentang yang sudah direbus, dikupas dan dilunakkan = 250 gram


B. Panduan Cara Memasak Secara Bertahap Yaitu :

1. Santan direbus di api kecil bersama dengan garam, daun pandan dan panili sampai mendidih lalu angkat, saring dan dinginkan. Santan yang tersisa usahakan sekitar 600 ml
2. Gula pasir dan telur ayam dikocok-kocok hingga setengah mengembang
3. Lalu masukkan kentang yang sudah benyek / lunak ke dalamnya beserta terigu lalu diaduk hingga rata.
4. Santan dicampur dengan campuran telur kentang dan aduk hingga licin.
5. Keluarkan cetakan yang sudah dilumuri oleh mentega di alasi kertas roti.
6. Tuangkan adonan dan masukkan ke dalam oven untuk dipanggang dalam suhu 180 derajat celcius 45 menit lamanya.





Talas Besta


BAHAN :

400 gram talas pontianak

minyak untuk menggoreng


BAHAN BESTA:

100 gram gula merah

50 ml air

50 gram gula pasir


CARA MEMBUAT : 

Potong talas 5 x 5 dengan tebal 2 cm lalu rendam dalam air garam.
Goreng sampai matang.
Dalam wadah lain rebus bahan besta hingga kental dan berambut.
Masukkan talas lalu aduk hingga kering dan tertutup gula.




Kue Talas Cetak

Bahan:
150 gram talas parut

150 gram singkong parut

150 gram kelapa muda parut

1/4 sendok teh garam

100 gram gula pasir

Pewarna merah muda

Pasta pandan

Cara membuat:
Campur talas, singkong, kelapa muda, garam, gula pasir. Aduk rata.
1/3 adonan diberi pewarna merah muda. 1/3 lagi di beri pasta pandan. Sisanya biarkan putih.
Masing-masing adonan diaduk dan dicetak di cetakan kecil. Keluarkan. Kukus 20 menit sampai matang.





Bolu Kukus Tales / Kue Mangkok Talas




Bahan Biang :
30 gr terigu segitiga

50cc air matang

1 sdm (-/+ 5gram) Ragi instant (fermipan)

Siapkan wadah bertutup, campur bahan biang ini, aduk rata, tutup rapat, diamkan kurang lebih 1 jam (sampe bangun ber busa2 gitu)


Bahan kue :

200 gr terigu

200 gr talas Pontianak (disarankan pakai talas ini krn lebih legit dan agak ungu warnanya)

150 gr gula (klu suka manis boleh jadi 200gr)

150 cc santan kental (beri sedikit garam)

1 butir telur

Pewarna unggu & pink


Cara :
Aduk rata tales & gula, pake mixer yg baling2 jg boleh atau pake tangan (sy lebih sering pake tangan aja) sampe gulanya ancur




Masukan terigu, biang (biang nya yg udah bangun yah), telur, santan, pewarna (utk warna lihat selera yah) hasil adonan agak kental tp klu dirasa kental banget sampe susah diulenin santen boleh tambah sedikit




Diamkan 30 s/d 45 menit, tutup wadah dgn serbet




Aduk rata, tuang ke cetakan bolu kukus atau wadah kecil dengan diameter sekitar 5 cb-an klu ada, beri cup, lalu kukus selama kurang lebih 20 menit, dengan api besar





Ronde Talas



BAHAN :
  1. 200 gram talas, dipotong-potong
  2. 1 1/2 sendok makan tepung kanji
  3. 2 sendok makan gula halus
  4. 100 gram tenteng kacang (siap pakai)
  5. 1/2 sendok makan air



BAHAN KUAH:
  1. 1.000 ml air
  2. 10 cm jahe dimemarkan
  3. 2 lembar daun pandan
  4. 125 ml gula pasir 



CARA MEMBUAT :


1. Rendam talas dalam air garam lalu bilas bersih. Kukus selama 20 menit, angkat, lalu haluskan.


2. Tambahkan tepung kanji dan gula halus.


3. Aduk air dan tenteng lalu bulatkan kecil-kecil.


4. Bulatkan talas sebesar kelereng lalu tambahkan isi tenteng kacang. Bentuk bola. Rebus dalam air mendidih hingga terapung.


5. Rebus bahan kuah lalu masukkan bulatan talas. Sajikan hangat.


untuk 5 porsi








Kue sagu keju


Bahan:
  1. 300 gr tepung sagu (sagu tani)
  2. 2 lbr daun pandan
  3. 100 gr margarine
  4. 50 gr mentega (butter)
  5. 150 gr gula halus
  6. 1 btr kuning telur
  7. 100 gr keju edam, parut
  8. 50 ml santan kental Misal kara

Cara membuat: 

  1. Sangrai tepung sagu dan daun pandan dengan api kecil hingga daun pandan kering. Angkat,dinginkan. 
  2. Kocok margarine dan mentega hingga putih dan lembut masukkan gula, kocok rata, tambahkan kuning telur, kocok rata. 
  3. Campur tepung sagu dan keju parut, tuang bertahap kedalam adonan mentega, aduk rata. Tambahkan santan, aduk lagi hingga rata. 
  4. Masukkan adonan kedalam plastik conthong (segitiga), kasih spuit bintang, semprotkan kedalam loyang tipis yg sudah dioles mentega dan ditabur tepung. 
  5. Oven selama lk. 40menit….(ingat kenali oven masing-masing, wkt dan suhu yg diperlukan, selalu lakukan test) 








Kue Semprit Sagu Pandan



Bahan:

  1. 500 gr tepung sagu terbaik, sangrai
  2. 50 gr santan bubuk instant
  3. ½ sdt baking powder
  4. 100 gr margarin
  5. 200 gr gula bubuk
  6. 2 kuning telur
  7. 200 ml santan kental yang diberi beberapa tetes essence pandan


Cara membuat:


· Ayak tepung sagu, santan bubuk dan baking powder jadi satu, sisihkan


· Kocok margarin dan gula bubuk sampai lembut, masukkan kuning telur, kocok lagi sampai rata dan mengeubang


· Tuang santan dikit dikit, selingi dengan tepung sagu, dkk, aduk rata


· Masukkan adonan ke dalam kantong plastic segitiga yang diberi mata spuit ke loyang yang sudah diolesi tipis dengan margarine


· Panggang dengan oven 150°C selama 25 menit hingga matang


· Angkat, dinginkan, simpan dalam wadah kedap udara





Resep kue Lapis Sagu Pandan




Bahan:

  1. 500 gram tepung sagu
  2. 450 gram gula pasir
  3. 1 sendok makan tepung ketan
  4. 1 sendok the garam
  5. 750 cc santan dari 1 butir kelapa
  6. 400 cc santan encer
  7. 35 cc air suji pandan
  8. (2 lembar daun pandan + 10 lembar daun suji. Beri air, blender, saring)


Cara membuat:

· Campur tepung sagu, gula, tepung ketan, garam jadi satu.


· Tambahkan santan kental, santan encer sedikit demi sedikit.


· Aduk-aduk hingga adonan licin.


· Beri air suji pandan.


· Oleskan loyang 20x20x6 cm dengan minyak hingga rata,


· panaskan kukusan hingga panas.


· Tuang 125 cc adonan, setiap lapis kukus 5 menit hingga matang. Lakukan hal yang sama hingga adonan habis.


· Kukus kembali selama 10 menit angkat dan dinginkan.


· Potong-potong dan hidangkan



Untuk 40 Potong